Jumat, 27 Januari 2012

Tribute To Gempa Dewitta


Maaf buat temen-temen, aku ga bikin post konyol kali ini. Aku dedikasikan post ini buat teman, sahabat, dan sekaligus keluarga kami, Gempa Dewitta.

Aku emang gak terlalu deket sama Gempa. Jarang kontak juga setelah aku lulus SMA. Tapi yang aku tau Gempa orang yang baik dan kalem. Gak bisa aku deskripsikan lebih karena orangnya emang simple. Yah seperti kata orang-orang, kamu akan ngerasa bener-bener kehilangan seseorang ketika seseorang itu sudah bener-bener meninggalkanmu. Dan kali ini aku merasakannya. Gak cuma aku tapi keluarga besar PUSPANEGARA.

Saya baru sadar dan benar-benar salut ketika tau lokasi rumah Gempa saat takziyah. Bisa dibayangkan sendiri Jogja-Dlingo. Jarak dari SMA sampe rumah Gempa sekitar 20km atau mungkin lebih. Butuh waktu sekitar setengah jam lebih buat perjalan. Dan perlu diketahui medan jalannya luar biasa. Naik turun, belak belok, ada jalan yang gak rata, banyak bus dan truk yang lewat serampangan, dan yang lebih parah jalan di kampungnya tidak ada lampu. Bisa dibayangkan? Ketika SMA masuk sekolah itu sekitar jam setengah tujuh. Dan aku tau Gempa anggota tonti, dan tonti tu kalo latihan sampe Maghrib gitu. Hebat kan? Dan dia selalu melakukan perjalanan itu setiap hari selama tiga tahun di SMA. Yah itu baru secuil cerita kecil yang gak berarti apa-apa tentang Gempa, sahabat kami.

Sehebat-hebatnya Gempa dan seindah-indahnya kejadian bersama Gempa sekarang udah tinggal cerita dan kenangan. Sahabat kami telah berpulang kehadirat ALLAH SWT dengan tenang. Gempa mengalami kecelakaan di Jalan Wonosari yang tiap hari dia lewati.


Secarik doa dari kami Ya Allah

Ya Allah, saudari kami Gempa Dewitta adalah orang yang baik maka tempatkanlah dia di tempat yang baik pula.
Ya Allah, saudari kami Gempa Dewitta adalah orang yang lapang dada maka lapangkanlah pintu surga baginya
Ya Allah, saudari kami Gempa Dewitta adalah orang yang pemaaf maka maafkanlah segala dosanya
Amiin

Gempa Dewitta, doa kami selalu menyertaimu. Keluarga besar PUSPANEGARA gak akan lupa sama kamu. Terima kasih udah mau jadi temen, sahabat, dan keluarga kami walaupun hanya sesaat.

Tribute to Gempa



2 komentar:

  1. Amiin Ya ALLAH

    makasih doanya
    semoga saudari kita tenang di sana :)

    BalasHapus
  2. http://septikaprismasari.blogspot.com/2012/01/gempa-dewitta-puspanegara.html

    http://septikaprismasari.blogspot.com/2012/01/jalanan.html

    kalau orang yang baik, yang akan diingat orang lain adalah kebaikannya :)

    dulu waktu rapat pembentukan konseptor lustrum, gempa salah satu yang kepilih. masih ada nih catetannya :')

    BalasHapus