Selasa, 29 Januari 2013

Kuliah dan Praktikum


Hallo pembaca setia (narsis, padahal gak ada yang baca). Maaf banget ni yang udah nunggu-nunggu tulisanku (demit paling fas seng nunggu tulisanmu). Baru bisa update sekarang ni gara-gara jadwal kuliah yang padet banget kaya Mall Malioboro zzz. Nah untuk update yang kali ini, bakalan aku certain ni pengalaman+pemikiran yang aneh pas aku kuliah+praktikum. Oke cekidot.

Aku kuliah di Fakultas Ilmu dan Industri di salah satu universitas di selatan Gunung Merapi. Keren kan? Fakultas Ilmu dan Industri berarti aku mempelajari ilmu-ilmu industri tingkat atas yang membutuhkan IQ sangat tinggi. Oh iya ralat, ada kata-kata yang ketinggalan, maksudku adalah Ilmu dan Industri (Peternakan). Oke lupakan!!! Cukup nyenengin sih aku kuliah di Fakultas itu, toh karena itu emang tujuan+niatku dari dulu gara-gara kecintaanku pada ayam+sapi+keboo. Semester 1 dan 2 masih flat flat aja menurutku, tapi begitu tahun 2012 ini aku masuk semester 3, ohh semprul bawul bin gadul ternyata seperti ini kuliahku yang sesungguhnya hahaha.

Awal mula kesemprulanku adalah saat ambil jadwal di awal semester, setelah udah aku ambil, terus aku cermatin jadwalnya. Ooh ada 7 mata kuliah, dan seluruhnya 3 sks. Wuus bakal dahsyat ni, tapi jalanin ajalah, tapi ternyata niat dan omongan tidak sesulit melakukannya hahaha. Sebelumnya aku sebutin plus jelasin satu per satu nama mata kuliah ku

1.      Bioter
BIOKIMIA TERNAK, mata kuliah killer, kayaknya aku kena kutukan untuk mata kuliah ini gara-gara aku sering ngejek dosen yang terhormat, sebut saja namanya Bu Mira, yaa gambaran wajahnya bisa dilihat di bawah, itu sketsa ku. Tapi tanpa mengurangi hormat sedikitpun Dosen ini merupakan motivator yang luar biasa hehe cuma aku ne wae seng rodo ndableg. (Dalam hati berdoa, Ya Allah ampuni dosaku, berikanlah nilai A pada mata kuliah bioterku)


2.      Ilmu dan Teknologi Daging
Ilmu yang isinya masak masak daging, bakso, sosis, dendeng, dan hasil masakanku pasti jadi kayak tas kresek hitem yang dibakar.

3.      Ilmu Ternak Potong
Ngomongin sapi potong, pokoknya serba hewan potong. Salah satu praktikumnya adalah membunuh kelinci yang unyu-unyu sekali terus mendedel-dedel dagingnya terus memasaknya menjadi tongseng ato sate zzzz.

4.      Ilmu Ternak Perah
Ngomongin sapi perah, asik ni karena urusannya memerah dan aku suka memerah susu, susu sapi maksud saya.

5.       Lainnya lupa deh, males liat jadwal+males ngetik juga jadi yang dibahas 4 aja
Oke, sebenernya kuliahnya itu fine fine aja. Masuk kelas, duduk, memperhatikan dosen cukup bentar, tidur, ngiler, ditunjuk dosen, suruh njawab pertanyaan, gak bisa njawab, dijewer, disuruh berdiri didepan kelas sambil angkat satu kaki, pegang kedua telinga, dan melet melet. Tuh salah satu kegiatanku bisa diliat di bawah.


eh salah gambar!!! yang bener yang ini nih

Yang bikin serem adalah praktikumnya jeng jeng jeng jeng *musik-musik horror kayak di film kain kafan perawan*.  Jadwal praktikumnya gak main-main, ada yang 12 jam non stop mengamati sapi, ada yang harus sampe nginep di kandang sapi, ada yang harus bersihin kandang sapi, dan lainnya lah. Tapi tetep saja ada salah satu praktikum yang tidak terlupa sepanjang masa, yaitu praktikum dengan patkai, alias BABI
               
PRAKTIKUM BABI
                Praktikum ini pada intinya adalah mengamati data fisiologis dan ukuran dari babi seperti, ngamatin pernapasan, suhu tubuh, ngukur besarnya babi dll. Dalam satu kelompok terdiri dari 3 orang yang berkewajiban mengamati satu ekor babi alias patkai. Partner praktikum kali ini sebut saja dengan Nia dan Kasino. Sebelum aku masuk kandang babi, aku mendengarkan penjelasan asisten praktikum tentang apa yang harus dilakukan pada saat praktikum, dan asistenku mengingatkan agar kelompok kita SIAP MENTAL. Lhah? Lhah? Kok ada siap mental segala ni? Menurut bayanganku, babi adalah makhluk pink unyu-unyu yang cuma bisa ngomong “ngok-ngok” kayak di pelm shaun the sheep, jadi aku menjalankan praktikum dengan begitu santai, begitu SANTAI PADA AWALNYA. Begitu masuk kandang babi, jebulane bayanganku salah totaaaaaaal. PANTESAN GUE DISURUH SIAP MENTAAAAL, KELEK TENAN!!!. Babi yang  kecil, pink, unyu-unyu, ternyata hanya ada di pelm! Aslinya babi itu guedeee banget, lebih gede dari kambing, pink sih pink tapi gak ada unyu-unyunya, suaranya buka ngok-ngok tapi aaaaiiiiiik aiiiiiiikkkk kayak anjing nangis. Yak, seketika, wajahku yang kesannya santai cengengas cengenges tiba tiba jadi biru, pucet, keringeten, kayak bakpia rasa kacang ijo yang baru mateng. Bumi gonjang-ganjing, anak babi sama anak anjing, mending milih njengking.
                Aku masuk ke salah satu kandang babi yang berukuran 3x3m yang berisi 6 ekor babi seberat 200kg an. Tuh babi berat 200kg, APANYA YANG UNYU-UNYUU?? Ini mah bukan babi di shaun the sheep tapi lebih mirip kayak patkai. Setelah masuk tuh, aku mulai mengamati babi-babi gedhe itu. Sambil dengerin apa kata asisten praktikum tentang apa-apa yang harus aku lakuin yang udah lengkap tertera di buku panduan praktikum yang aku pegang dan baca. Pertama, aku sama partnerku harus melakukan yang namanya handling atau mengontrol tu babi biar nurut sama aku. Menurut buku panduan, cara mengontrol babi berukuran besar adalah menutup mata kirinya dan menepuk-nepuk pantatnya apabila menginginkan babi belok ke kanan, kalo mau belok ke kiri, tinggal di tutup mata kanan terus di tepok-tepok deh pantatnya. WAAAH SIMPEL BANGET, KALO KAYAK GINI MAH AKU JUGA BISA. Begonolah pikiranku, tapi sekali lagi hanya PADA AWALNYA. Langsung deh aku praktekin sama si Kasino cara mengontrol babi. Kasino tutup mata kanannya terus aku yang tepok-tepok lembut pantatnya “plok plok plok” empuk sekali, alhasil GAK MEMPAN. Ahh mungkin si Kasino nutup matanya gak bener ni, apa aku yang nepoknya kurang kenceng, Aku ulangi deh langkah yang sama, Cuma tepokanku lebih kenceng “plaaaak plaaaaaak plaaaaaak” alhasil TETEP GAK MEMPAAAAN!!!. Si babi Cuma diem sambil “ngoook ngooook” cium cium kakinya Kasino.

Aku                        : “Kas kok gak mempan gini sih cara handlingnya??”
Kasino                   : “Kagak tau ni, kita pas dapet babi yang ngeyel kali ye?”
Aku                        : “Ni buku panduannya yang salah, babinya yang ngeyel, apa kitanya yang dibegoin sama babi sih?”
Kasino                   : “Hahaha, lah kagak tau juga, dia gamau belok ke kiri kali, coba kita belokin ke kanan, elu mukulnya agak kencengan aje fak!”
Aku                        : “Oke deh, coba sekali lagi.
               
                Usaha terakhirku sama Kasino ni, kasino tutup mata kirinya terus aku yang tepok-tepok lembut pantatnya, masih gak mempan. Kedua kalinya, aku tepok-tepok agak keras lagi, GAK MEMPAN. Ketiga kali aku tepok-tepok keras banget, dan GAK MEMPAAAAAN JUGAAAA, DASAAAAR BABIIIII!!!!. Saking emosinya, pada percobaan yang keempat, aku elus-elus terus aku remes-remes mesra tuh babi sambil dalem hati bilang “ayoo patkai, ni aku remes-remes pantatmu, ayo geraaak!!” Alhasil, babi itu gak belok ke kanan dan gak belok ke kiri, tapi malah lari tunggang langgang kenceng banget muterin kandang sambil ngomong “aiiiiik, aiiiik, ngooooook”. Kute kumpret kena santeeet, ni babi jadi horny kali ya aku remes-remes pantatnya? Duh duh duh repooooooot.
                Beranjak ke langkah praktikum yang berikutnya, yaitu mengukur ukuran tubuh dan berat babi. Salah satu syarat untuk mengukur berat badan babi adalah mengukur lingkar dadanya pake meteran baju. Terus mikir deh aku, gimana cara melingkarkan meteran ini di dada nya babi? Aku baca deh buku panduan, ternyata oh ternyata, caranya adalah memeluk si BABI. Sempruul, Minggu-minggu pagi harusnya aku masih di rumah masih meluk guling ini malah suruh meluk babi. Gembeeel.
                Langkah selanjutnya, mengukur suhu tubuh babi. Pada saat itu, asisten praktikum memberi saya setangkai mawar meraaaaaah . . . eh salah maksud saya setangkai thermometer suhu badan. Pemikiran saya pada awalnya, sekali lagi PADA AWALNYA, pengukuran suhu badan pada babi adalah sama dengan manusia yaitu menjepitkan thermometer ke kelek sang babi, tapi kemudian, pikiran dalam otak saya yang tinggal seperempat gram ini berjalan, BABI NGGAK PUNYA KELEK!! Terus begimane caranye ngukur suhu badanyee? Aku pun bertanya pada sang asisten yang baik hati. Dan setelah pertanyaan saya lemparkan, ternyata saya sekarang tau caranya. Mengukur suhu badan babi adalah dengan memasukkan thermometer ke dalam anus babi, Ya saya ulangi sekali lagi anus. Ya anus itu bahasa kerennya sailit. Ya sailit itu adalah lubang yang terdapat pada pantat babi, Saya ulangi sekali lagi anus alias sailit adalah LUBANG PANTAT. Jackpot sekali, setelah remes-remes pantat babi, saya harus memeluknya, terus saya harus menusuk-nusuk lubang pantat babi dengan thermometer. Sebenernya lebih kasian saya atau babinya sih? Ambyaaaaaaarrr.
                Oke, setelah itu, saya berpikir praktikum telah selesai tapi ternyata ada satu yang kelupaan yaitu mengukur pernapasan dari sang babi dan jujur inilah klimaks, puncak, dan finishing dari praktikum ini yang paling tidak terlupakan. Aku baca buku petunjuk praktikum yang mengatakan bahwa cara mengukur pernapasan babi ialah dengan memegang hidung atau congor dari babi itu sendiri. Wadefak!! Aku harus pegang congor babi. Once Again. AKU HARUS PEGANG CONGOR BABI. Pikiran itu melayang-layang di otakku. Jujur, rada geli plus sedikit banget rasa takut (padahal takutnya banget-banget). Seumur-umur, lagi sekali ini aku lihat dan kontak langsung dengan babi. Hal itu aja udah bikin aku kewalahan plus sedikit banget rasa takut itu tadi (sekali lagi, padahal takutnya banget-banget), apalagi kalo suruh pegang congor babi, Buseeet @#0*&^@^!@!@#)$(?? Zzzzzz.
                Berpikir sejenak, lelah diperalat, aku pun lihat ke kasino, berniat mengatakan “kas, kamu aja yang pegang congornya” tapi ternyata kasino telah berguru ke Om Deddy Corbuzer sehingga bisa membaca pikiranku dan menggeleng-gelengkan kepala. Aku lihat ke Nia, partnerku yang cewek sendiri, dia udah hampir nangis daritadi -______- njuk iki kepiye? Mosok kudu aku? Terpaksa deh aku memberanikan diri huahahahahaha. Tapi sekali lagi, melakukan itu tidak semudah membayangkan, tiba-tiba sang babi yang gedenya minta ampun ini lari-lari kesana kemari jadi berontak kalo dipegang. DUH SEMPRUL!! DASAR BABII!! Aku sama Kasino pun menahan si babi biar tetep anteng tapi malah sang babi tambah berontak gak karuan dan kakiku sempet keinjek BABI seberat 200kg lebih. Rasanya GURIH! Segurih umbel! Untung aku pake sepatu boots jadi aman deh gak menderita lecet-lecet berlebih. Udah hampir 10 menit aku sama Kasino berkutat sama babi yang tiba-tiba jadi beringas, dan akhirnya si asisten praktikumku pun memberikan solusi jitu. Menurutku sih solusi jitu tapi menipu, dan saya bersama Kasino berhasil tertipu.
                Aku                        : Mas, ini gimana? Gak mau anteng ni babinya.
                Asprak                  : Takut kali sama kalian
                Aku                        : Ada solusi gak mas?
                Asprak                  : Ada, ada solusi jitu buat nenangin babi, tp serius kalian mau nglakuin?
                Kasino                   : Serius mas, dari pada kelamaan
Asprak                  : Oke, kalian jongkok, dekatin tuh babi, terus langkah selanjutnya adalah memilin-milin puting si babi, semakin banyak puting yang kamu pilin semakin baik
                Aku                        : (Mencerna kata-kata dari asisten praktikum, selang beberapa detik kemudian…..) puting mas? Puting susu babi?
                Asprak                  : Iyalah, masa puting dot?
                Aku                        : Tapi aku belum pernah pegang puting mas (sambil merengek)
                Kasino                   : Bener mas, dan rencana, habis nikah baru aku berani pegang puting
                YAAAK BERHUBUNG PERCAKAPAN SELANJUTNYA ADALAH KONSUMSI PRIA BERUMUR 18 KESAMPING, MAKA DIALOG TIDAK DILANJUTKAN.

                Dan kalian tahu efek setelah babi dipilin-pilin putingnya? Dia anteng. Oke siiip, ajaib sekali ni tips, dan saya berhasil pegang tuh congor babi untuk ngukur jumlah pernafasannya dalam 1 menit. Yaaah basaaah deh tanganku sama air liurnya bzbzbzbz. Oh ya tambahan ni, kemaren aku sempet menafsirkan umur babi yang punya berat sekitar 200kgan ini. Aku nafsirin sekitar umur 3,5 tahun lah yaa, berdarkan berat badannya gitu. TAPIII ternyata eh ternyataaaa umurnya masih 8 bulan. GEMBEL KAN?!!!!! Umur 7 bulan bisa mencapai berat 200 kgan. EKSTRIIIM GILAAAA!!!

Yaaa begitulah kira-kira praktikum dengan hewan babi, rusuh tapi menyenangkan. Oh ya tenaaang hehe aku muslim dan saya sudah bersuci setelah praktikum itu jadi jangan ada pikiran pikiran negatif hehe. Tapi jujur, ada satu hal yang perlu digaris bawahi. Pemilik peternakan babi adalah orang etnis cina (NO SARA, aku bukan pengacara yang bersedia jadi calon presiden muda *harusnya kalian tau siapa*) tapi beliau baik banget, ngasih aku air minum sama wafer buat ganjel perut hahaahhaha dan tentunya sangat menghargai saya sebagai muslim bahkan beliau menyiapkan tempat bersuci khusus dengan pasir dan seperangkatnya serta tau tata cara bersuci. SO? Kenapa sih diantara kita masih sering menyinggung-nyinggu SARA? Padahal saling menghormati dengan sejuta perbedaan itu indah looo HAHAHA TUMBEN AKU BIJAKSANA

OKEE NEXT tunggu tulisan saya selanjutnya!!!

Senin, 16 Juli 2012

Toilet Horror


Toilet adalah salah satu tempat paling nyaman bagi sebagian orang (atau cuma aku aja kali ya?) selain kamar atau tempat tidur. Di toilet itu kita bisa mengeluarkan hasrat, ngeden-ngeden, sampe kentut-kentut yang bernada yang nikmat untuk di dengarkan. Tapi, terkadang toilet itu bisa jadi tempat paling menyeramkan dan paling horror daripada film horror yang dibintangi jupe dan depe sekalipun. Kenapa? Itu karena desaign toilet yang salah, bukan orangnya yang salah tapi desaignnya yang salah. POKOKNYA APAPUN YANG TERJADI DESAIGNNYALAH YANG SALAH.

Untuk prolog, sebenernya ini cerita+aspirasi yang mengandung aib saya sendiri. Tapi aku yakin, aib ini gak cuma aku yang ngalamin tapi temen-temen juga pasti pernah ngalamin. Bedanya aku berani dan mau berbagi ni aib sama temen-temen biar gak ngalamin kejadian horror yang sama kayak aku. Hebat kan aku? Oke buat yang merasa gak kuat mental baca tulisanku harap close tab ini sekarang juga hahaha.

Twenty one atau empire XXI (sebenernya apa bedanya sih?) adalah tempat asik buat nonton di daerah Jogja selain bioskop permata (emang masih ada?). Pertama kali aku nonton kesana adalah saat aku kelas 1 SMA, lupa juga sih nonton apa. Waktu itu aku nonton berempat sama temenku Doni (nama disamarkan, takut jadi terkenal) yang notabene sedikit agak sarap. Aku kesana naik gerobak pinjeman om nya temenku dan temenku sendiri yang nyetir (berasa bos ni aku disetirin sama aa’ Doni, piss Don kalo kamu baca).

Oke singkat cerita aku sampe empire XXI dan langsung pilih pelm, berhubung jam tayang masih 1-2 jam lagi (aku pilih jam habis maghrib kalo gak salah), aku keliling2 ni sama temen sarap yang bener bener sarap. Keliling2 main game, makan pisang goreng, sampe roll depan di lobby empire.

Nah sampe suatu saat, tibalah dimana saat cerita horror ini dimulai. Pertama-tama, timbul suatu hasrat yang tidak tertahankan yang bisa disebut HIV (Hasrat Ingin Vivis) alias buang air kencing. Oke saksikan dialog gila ini :

Aku  : Don, belet pipis ni, toilet mane ya? (clingak-clinguk)
Doni : Oh ikutin aku (jalan)
Jebul diblasukke neng ngisor uwit sekitaran taman depan empire
Doni : Tuh bawah pohon
Aku : !@#$%^A()*^* (disensor ini ceritanya)

Beberapa saat kemudian aku diantar sama Doni ke tempat yang bener bener toilet. Oke sip toilet, toilet yang bener bener horror menurut saya.

Pertama kali masuk, tercium bau pewangi ruangan. Di ruangan itu, hanya ada aku dan Doni, sepi karena waktu itu sore hari dan bukan hari libur. Begitu menginjakkan kaki di dalam toiletnya, kami berdua disambut oleh wastafel+kaca yang lumayan gede. Bayangan di kaca itu lah yang semakin menyadarkan saya kalo saya mirip Cristian Sugiyono. Oke skip. Kemudian terlihatlah sebuah benda dari keramik yang nempel di tembok dan barang itu merupakan wadah pipisnya para pria.

Karena hasrat yang sudah tidak tertahankan, langsung aja aku nempel tu di wadah pipis. Doni juga ikut-ikut nempel aja tu di wadah pipis di samping kananku. Sebelum hasrat itu terlaksana aku sempet tatap-tatapan sama Doni dan perhatikan dialog koplo sekali lagi

Aku : Don, gak ada pembatasnya ni (ngliatin wadah pipis nempel di tembok yang gak ada pembatas antara satu sama yang lain).
Doni : Emang, terus? (ngliatin aku)
Aku  : TERUUUUS NGAPAAAAIN KAMU DI SEBELAAAHKUUU??? Mau ngintip lu yee??
Doni : EH SEMBARANGAAN, ELUU JUGA KALI YANG TIBA-TIBAA NEMPEL DISEBELAHKU GRRRR

Habis dialog ini, aku gak bisa bayanging, gimana kalo ada orang yang denger dari luar, secara dialognya ada kata-kata *nempel disebelahku* zzz Doni benar-benar merusak image ku yang mirip Cristian Sugiyono.

Setelah dialog koplo diatas, aku dan Doni lansgung merubah posisi. Aku di pojok kiri, sedang Doni di pojok kanan. Kemudian sesegera mungkin cuuurrrr. Nah sekarang perhatikan step step dan menit-menit paling horror di toilet empire ini.
Menit pertama                   : Aku masih pipis dengan normal
Menit kedua                      : Pipis selesai
Menit ketiga            : Mulai celingukan, nengok ke wadah pipis di depanku, kemudian disampingku, kemudian di depan Doni
Menit keempat                   : Kembali terjadi percakapan koplo sama si Doni

Aku  : Don, aku baru sadar ni
Doni : Kayaknya pikiranmu sama kayak pikiranku
Doni dan aku : GIMANA CARA NYIRAMNYAA?? KAGAK ADA TOMBOLNYA KAYAK PUNYA GUE DIRUMAH!!! MBAH PAIJO TENAN NEK IKI DAAAB!!!

Menit kelima              : Aku dan Doni mulai cari tombol tombol rahasia yang pasti tersembunyi di deket situ, tekan sana tekan sini, raba sana raba sini tapi gak ketemu juga zzz.
Menit keenam             : FRUSTASI, BENAR-BENAR FRUSTASI, INI BENAR-BENAR HORROR
Menit ketuju                    : Untuk kesekian kalinya terjadi percakapan koplo

Aku  : Gimana Don? Ada usul nggak?
Doni : Sompreet, tau gini aku pipis di pohon aja sekalian

Menit kedelapan             : Mulai pegel berdiri dan berdoa ‘Ya Tuhan cobaan apalagi ini’
Setaun kemudian            : Akhirnya kami berdua menemukan solusi, solusi yang gak kalah koplo

Aku  : Don, aku frustasi (memandangi langit-langit kamar mandi)
Doni : Sama dodol
Aku  : Ikutin langkah ku aja mau gak?
Doni : Gimana?
Aku  : Tutup resleting kita, menjauh dari wadah pipis ini, pura-pura tidak terjadi apa2 dan jangan kembali kesini lagi, SELAMANYA, FOREVER VER VER VER.
Doni : Gak cebok ni?
Aku  : Bayangin aja kita habis pipis di tengah hutan dan tidak menemukan air, atau kamu mau beli aqua dulu di lobby terus cebok pake tu aqua?
Doni : Aku setuju ide pertama deh
Aku  : Oke hitungan ketiga kita menyingkir dari wadah pipis ini. SATU, DUA, TIGAAAAAA

Sekejap kami langsung menutup resleting *REEEEEETTTTT* kemudian menjauh beberapa langkah dan membelakangi wadah pipis tersebut *SEEEEETTTTT* kemudian kami melangkah biasa seolah-olah tidak terjadi apa-apa. Baru beberapa langkah dari wadah pipis itu, tiba-tiba wadah pipis itu berbunyi sendiri *CUUUUURRRRSEEEEEERRRRRKUEEERKUEEEERMASMASEGOBLOKKABEH*

Seketika, kedua wajah dongo kami langsung menatap wadah pipis itu dan dalam hati berkata *MBAHPAINEMNGASAHIPIRINGNENGPINGGIRKALINGANGGOJARIKKOMBROHKOMBROH* oke semprul abis deh kesimpulannya, dan dialog terakhir pada cerita ini pun terjadi

Aku  : Ajaaaib Don, ini perlu didokumentasikan dan masukkan ke keajaiban dunia
Doni : Semprul, jebul iso nyiram dewe dab, diapusi wadah pipis dab awakdewe
Aku  : Wuis sumpah horror don

Oke kesimpulannya, kami orang ndeso, oke kami mengakui tapi ada ratusan bahkan ribuan orang ndeso yang mengalami cerita sama seperti kami. Kenapa tuh toilet gak di pasang tulisan “AWAS, TOILET BISA NYIRAM SENDIRI”. Kalo gak bisa juga disediakan toilet ndeso yang hanya tersedia bak mandi, ciduk, sabun, dan WC primitive yang kudu jongkok, yah itu lebih perfect.

Dan yang masih terpikirkan sampe sekarang adalah kalo tu wadah pipis desaignnya kayak yang di empire, gimana cara ceboknya sodara-sodara? Tu tempat pipis kan nyiram kalo kita pergi dan agak menjauh dari sana, masa aku harus mundur terus maju lagi buat cebok? Atau mau beli aqua dulu sebelum ke toilet? Atau desaign itu emang sengaja dibikin agar kita tidak bisa cebok dan kembali ke jaman dahulu kala saat pipis masih di pohon. Ah entahlah.

Oke just for fun guys. Apapun yang ada di cerita ini adalah fakta, ya saya mengakui ini fakta tapi semoga bisa jadi pelajaran agar orang2 tidak melakukan apa yang saya lakukan dan saya sarankan hahaha. GUDBAY. Sampe jumpa di lain cerita. Jangan tobat baca tulisan saya haha.

  

Rabu, 11 Juli 2012

Pendidikan (yang agak pembodohan)


Cerita ini terinspirasi dari seorang trainer (saya lupa namanya) yang mengisi seminar saat saya OSPEK di kampus saya.

Pendidikan adalah hal yang sangat penting, begitu kata moyang-moyang saya. Maka dari itu saya pun berniat bersekolah setinggi-tingginya, sampe-sampe kalo aku belajarpun harus diatas genteng biar semakin tinggi.

Tapi anehnya, ketika saya masuk kampus dan tiba saatnya masuk OSPEK, saya terheran-heran kuadrat. Pada saat OSPEK, acara selalu diisi dengan seminar-seminar ga ceto. Salah satunya diisi oleh dosen dari UIKDJAWK atau sering disebut Universitas Ibu Kota Dengan Jas Almamater Warna Kuning (tahu sendirilah universitas apa). Beliau malah mengatakan begini “Selamat, anda telah kembali dibohongi oleh sistem pendidikan di Indonesia dengan masuknya anda di UBM atau sering disebut Universitas Bulak Sumur (tahu sendirilah universitas apa). Nah aku tertarik tu sama pernyataan beliau yang begituan terus aku dengerin seminarnya yang keliatannya sih ngaco abis tapi sekarang aspirasi beliau terbukti dan saya sepertinya setuju dengan beliau dan kalo ketemu lagi sama beliau saya akan berguru pada beliau tentang jurus-jurus efektif di PES 2012 (gak nyambung).

Oke next, saya ceritakan kisah ga mutu sama sekali yang membuat saya setuju sama dosen UIKDJAWK atau Universitas Ibu Kota Dengan Jas Almamater Warna Kuning.

Beberapa hari lalu, aku ngajar adik ku yang masih SD kelas 1, aku ngajar pelajaran Biokimia Dasar, eh ralat maksudku pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan alias PPKn. Waktu ngajar, tu anak banyak tanya soal-soal yang sebenernya gampang sekali bahkan bisa aku kerjain sambil ngorek upil. Wajarlah anak kuliahan ngerjain soal anak SD, padahal dulu sewaktu SD, aku juga nangis ngerjain soal begonoan.

Beberapa soal dapat dikerjakan dengan mudah sampe muncul satu soal yang gilaa menurut saya. Dan saya yakin soal ini juga gilaa bagi anda semua dan sangat susah sekali buat dijawab. Soal tersebut merupakan soal pilihan janda, eh ralat lagi, pilihan ganda maksudku. Soal itu berbunyi *jengjengjeng*

Apa yang kamu lakukan apabila melihat nenek-nenek hendak menyebrang jalan?
a.       Membantu menyebrangkan
b.      Membiarkan saja
c.       Pura-pura tidak tahu
d.      Pura-pura mati
e.      Minum Baygon
Oke deh ngaku, option D dan E cuma karanganku.

Menurut kalian, mana yang bener? Oke menurutku, dan mungkin kalian juga setuju bahwa jawabannya adalah a. Membantu menyebrangkan

Sip oke, soal ini terlewati. Beberapa detik kemudian, soal aku baca lagi, aku baca lagi, aku baca lagi, terus aku bakar. Fak sekali ini soal. Udah sadar belum? Yang tolol ini yang bikin soal apa aku ya? Apa yang baca blog ini? *no offense*

Ayo kita bayangkan sama-sama. Bisa bayangin nggak? Semisal di siang terik matahari, ada nenek-nenek batuk-batuk berdahak yang mau nyebrang jalan Ring Road Selatan Yogya, sekali lagi pake caps lock RING ROAD SELATAN YOGYA. Pas lagi nenek itu mau nyebrang gitu, adik ku Opek, yang notabene masih kelas 1 SD lewat pinggir jalan pake kolor ipin upin gitu liat nenek tersebut. Lalu dengan gaya sok imut dia bilang ‘ayo nek aku sebrangin’. Pertanyaannya adalah apa yang terjadi apabila nenek itu disebrangkan sama adekku? Sebagai catatan aja ni, adikku aja tidur masih dikelonin, pipis masih minta ditemenin, eek minta cebokin, gimana mau nyebrang? Nyebrang sendiri aja belum karuan bisa, apalagi nyebrangin nenek-nenek? Bisa jadi tahu gejrot tu di Ring Road. Somplaaaak.

Selain soal untuk anak SD, ada lagi yang menurutku aneh ni di pembelajaran TK deket rumahku. Pas aku libur, tepat pukul 8 pagi, sekali lagi PUKUL 8 PAGI, guru-guru TK ngajarin murid-muridnya nyanyi, dan kalian tahu nyanyi nya apaan? Nih nyanyi nya kayak gini.
“Matahari terbenam hari mulai malam. Terdengar burung hantu suaranya merdu. syubidabbidumbidum lupa lirik selanjutnya”
Perasaan ku, pengen lempar ember ke sekolahnya huahahaha, lha pie? Jelas-jelas matahari baru aja terbit tapi anak-anak disuruh nyanyi matahari terbenam, nggak ada lagu lain bu? Bisa dibilang penipuan sebenernya.

Masih di tingkat TK, ada satu buah lagu yang liriknya begini:
“Balonku ada lima. Rupa rupa warnanya. Merah, kuning, kelabu, merah muda dan biru. Meletus balon hijau. Booooom doer gejrooot ting ting.”
Oke tanpa disadari, ni lagu bohong juga. Di cek lagi deh, balonku ada lima. Tapi hitung jumlah warnanya, merah, kuning, kelabu, merah muda, dan biru, meletus balon hijau. Sebenernya balonnya ada berapa? Somplaaak.

Selanjutnya, di tingkat SMP/SMA, ada pelajaran yang namanya fisika, salah satu soalnya berbunyi:
“Sebuah truk semen bermassa 4 ton bergerak dengan kelajuan 90 m/s bertabrakan dengan mobil ambulance  bermassa 2 ton yang semula diam. Jika tumbukan yang terjadi adalah tak elastis sempurna, hitunglah kelajuan kedua mobil setelah tumbukan!!!” (dikutip dari sini ni à http://rialwhr.blogspot.com/2012/01/physics.html
Realistis nggak tu soal? Kasian kan tu ambulance, udah diem di pinggir jalan masih aja disosor truk, truk semen lagi. Gimana kalo ambulance nya lagi bawa orang sakit? Tambah kasian lagi kan? Zzzz.
Oke, kalo aku jadi gurunya aku akan bilang, nak, daripada repot-repot ngehitung kelajuan, mending sana cari dragbar+obat PPPK, kita tolong korban tabrakannya.

Di tingkat kuliah nggak kalah aneh ni, semester 1 aku dapet kuliah matematika. Aku lupa itu subbab apaan *ketauan gak pernah perhatiin dosen* tapi kalo nggak salah tu soal tujuannya adalah mencari jumlah minimal bambu yang akan digunakan buat pager sebuah kandang kambing. Pas lagi seru nulis tuh soal, tiba-tiba dosen tanya ke mahasiswanya.
“Mas-mas, harga bambu sak lencer tu berapa ya?” zzzzz niat nggawe pager ora e bu? Takon sek karo tukang empring kono bu bu.

Ya sekarang memang sedikit demi sedikit saya percaya sama trainer dari UIKDJAWK bahwa saya dibohongi lagi sama system pendidikan di Indonesia yang belum benar benar mengajari yang benar benar.

Oke tulisan di atas cuma iseng-iseng doang kok, mau setuju monggo, mau enggak ya gak masalah, buat santai aja mameeen.

Sabtu, 24 Maret 2012

Gara-Gara BBM Naik

Tren kali ini adalah BBM yang mau naik, ya buset, 6000 rupiah mamen per liter. Hampir 3 kalinya harga air mineral. Hampir 3 kalinya harga koran. Dan yang lebih parah 6000 rupiah itu bisa beli BR1 (pakan ayam kualitas super) sekilo dan bisa buat pakan ayamku seharian penuh. Ajiiib beneer.

Langsung deh mahasiswa demo-demo gak karuan, ribut gak karuan. Lempar sendal, lempar batu, lempar kolor, lempar lembing, dan lempar hatiku ke hatimu (tambah gak nyambung). Dan yang paling hebat adalah, aku liat berita ada mahasiswa demo sampe ngejarah/nyuri tabung-tabung gas. Pikiranku, hebat juga tu mahasiswa, selain demo, mereka juga memasukkan unsur bisnis di dalamnya. Ya, bisnis tabung gas. Edaaaaaaan, ra peneeer kabeeh.

Tapi maaf ni buat temen-temen yang demo. Aku belum ikut berdemo, cukup mendukung demo-demo kalian wae (terutama demo yang non-anarkis). Ya aku demonya lewat tulisan-tulisan gak cetho ajalah. Soalnya menurutku yang duduk-duduk di Senayan itu udah somplak kupingnya jadi ya susah juga kalo demo koar-koar gak karuan. So, demonya lewat berkarya aja deh.

Kalo biasanya mahasiswa galau terhadap percintaan mereka yang aduhai, akhir-akhir ini mahasiswa galau gara-gara BBM mau dinaikkan. Beribu aspirasi saya muncul. Edan wae kalo BBM 6000 rupiah. Dampaknya bisa meluas, salah satunya beberapa cerita ini.

Suatu hari ada ibu-ibu (masih muda sebenernya) ngamen icik-icik di depan rumah, karena ngamen cuma icik-icik gak pake nyanyi, jadi aku kasih 500 rupiah (soale pas nemu kricik 500an jatuh di kamarku). Aku kasih gitu, dan saksikanlah percakapan antara saya dan pengamen itu:

S: Niki buu (ini bu)

P: 500 rupiah mpun mboten payu saiki, mas (500 rupiah sudah gak laku, mas)

S: (Dengan begonya masuk kamar ambil 1000 rupiah terus aku kasih lagi)

P: Nah, nak ngono mas. Sesuk nek rego bensin mundak, 1000 rupiah mpun mboten payu loo mas, minimal 2000 rupiah (nah begitu lo mas. Besok kalo bensin naik, 1000 rupiah udah gak laku lo mas, minimal 2000 rupiah.

S: (Mlongo kuadrat, berpikiran bahwa sang pengamen jelmaan mahasiswa ekonomi)

Setelah percakapan itu, aku cacat mental. Serasa ditelan pria gendut, dikejar mata-mata, lalu lanjut minum racun tikus. Aseeeem, terus terang, saya tidak mau menyalahkan pengamen tersebut. Saya juga terang-terangan gak bisa menyalahkan diri sendiri (padahal pancen bodong tenan). Yang seharusnya disalahkan adalah pemerintah. Yaa menaikkan bensin seenaknya saja, jadi pengamen tersebut membuat alasan berkedok bensin. Yes perfect, absoulutely right GUEHHH KENA TIPU. Tapi saya garis bawahi bahwa saya tertipu secara terhormat (terhormat mbahmu)

Gabisa aku bayangin ya, besok-besok kalo BBM jadi naik, mungkin ibu-ibu itu minta minta bukan lagi dengan kalimat "pak, bu, minta uang, saya belum makan 3 hari" tapi dengan kalimat berikut "pak, bu, minta uang, saya belum beli bensin untuk rangerover saya".

Jumat, 27 Januari 2012

Tribute To Gempa Dewitta


Maaf buat temen-temen, aku ga bikin post konyol kali ini. Aku dedikasikan post ini buat teman, sahabat, dan sekaligus keluarga kami, Gempa Dewitta.

Aku emang gak terlalu deket sama Gempa. Jarang kontak juga setelah aku lulus SMA. Tapi yang aku tau Gempa orang yang baik dan kalem. Gak bisa aku deskripsikan lebih karena orangnya emang simple. Yah seperti kata orang-orang, kamu akan ngerasa bener-bener kehilangan seseorang ketika seseorang itu sudah bener-bener meninggalkanmu. Dan kali ini aku merasakannya. Gak cuma aku tapi keluarga besar PUSPANEGARA.

Saya baru sadar dan benar-benar salut ketika tau lokasi rumah Gempa saat takziyah. Bisa dibayangkan sendiri Jogja-Dlingo. Jarak dari SMA sampe rumah Gempa sekitar 20km atau mungkin lebih. Butuh waktu sekitar setengah jam lebih buat perjalan. Dan perlu diketahui medan jalannya luar biasa. Naik turun, belak belok, ada jalan yang gak rata, banyak bus dan truk yang lewat serampangan, dan yang lebih parah jalan di kampungnya tidak ada lampu. Bisa dibayangkan? Ketika SMA masuk sekolah itu sekitar jam setengah tujuh. Dan aku tau Gempa anggota tonti, dan tonti tu kalo latihan sampe Maghrib gitu. Hebat kan? Dan dia selalu melakukan perjalanan itu setiap hari selama tiga tahun di SMA. Yah itu baru secuil cerita kecil yang gak berarti apa-apa tentang Gempa, sahabat kami.

Sehebat-hebatnya Gempa dan seindah-indahnya kejadian bersama Gempa sekarang udah tinggal cerita dan kenangan. Sahabat kami telah berpulang kehadirat ALLAH SWT dengan tenang. Gempa mengalami kecelakaan di Jalan Wonosari yang tiap hari dia lewati.


Secarik doa dari kami Ya Allah

Ya Allah, saudari kami Gempa Dewitta adalah orang yang baik maka tempatkanlah dia di tempat yang baik pula.
Ya Allah, saudari kami Gempa Dewitta adalah orang yang lapang dada maka lapangkanlah pintu surga baginya
Ya Allah, saudari kami Gempa Dewitta adalah orang yang pemaaf maka maafkanlah segala dosanya
Amiin

Gempa Dewitta, doa kami selalu menyertaimu. Keluarga besar PUSPANEGARA gak akan lupa sama kamu. Terima kasih udah mau jadi temen, sahabat, dan keluarga kami walaupun hanya sesaat.

Tribute to Gempa



Rabu, 25 Januari 2012

Xenia Somplaak


Allooohaa sudah lama gak update ni. Akhir-akhir ini, ada tragedy yang pastinya bikin kita semua ngelus dada. Tragedy Tugu Tani, bener-bener bikin gempar. Semua media informasi isinya berita tentang tragedy itu. Sampe-sampe acara yang biasanya berisi gossip-gosip gak mutu jadi nayangin berita juga. Aku turut berduka cita buat korban. Semoga amal ibadah diterima di sisi Tuhannya. Sedangkan keluarganya di beri ketabahan dan pelakunya di jerat hukum yang sesuai.

Sumpah ya, aku udah liat video amatir pasca kejadian dan bikin merinding sampe-sampe pengen tobat. Pengen tobat aja tapi belom kesampaian tobatnya. Jujur-jujuran aja ni, aku paling takut liat video tragis yang begonoan deh. Jedeeeerr tau-tau tiga orang pria terkapar di jalan tewas seketika, terus dua ibu-ibu dan anak kecil yang jadi korban juga ada deh di video itu. Pas aku liat video, yang ada dipikiranku sih “gilaa ini bagemane sih yang nyetir? Dongo kali ya?”

Sampe pertengahan tu video baru deh di syut tu sang pelaku yang lagi keluar dari mobilnya. Dan sumpah aku kaget, yang nyetir gajaah dengan ukuran XL. Oke ralat, yang bener perempuan segede gajah dengan ukuran XL. Dan yang aku kaget lagi, ekspresinya selayak orang dongo beneran (pertama sih aku gatau dia lagi fly). Buset ini orang mikir apaan sih? Habis nabrak orang masih tampang innocent begono. Oke aku tau, mungkin dia mikir dia masih maen game GTA yang bisa main cheat dan orang-orang yang dia tabrak bisa bangun secara ajaib. Sempruuul.

Setelah liat video itu, sumpah aku ga doyan makan. Aku Cuma di depan lepy item kesayanganku baca kompas.com cari-cari berita uptodate tentang gajah berang tadi. Dan ada satu berita yang menarik bagi saya. Inti dari beritanya adalah sesaat setelah pelaku menabrak korban, dia sempet update status bbmnya “gila ni shabu2, gue fly nyampe serasa nabrak orang”. Apa yang mau anda katakan? Anda mau misuh dulu? Silahkan misuh dulu. Oke udah selesai misuhnya? Kita lanjut. Gila ni gajah pengen aku masukkin ke way kambas sekalian aja deh. Gajah langka ni, ganas, sekali sruduk sembilan nyawa terlampaui. Somplaaak.

Beberapa hari aku amatin ni berita sampe akhirnya isu-isu hukuman buat sang pelaku. Hukuman bagi pelaku yang telah menghilangkan sembilan nyawa dan pake barang-barang haram adalah maksimal enam tahun penjara. Aku ulangi enam tahun penjara. Sekali lagi pake caps lock ENAM TAHUN PENJARA ADUH BONJROOT. Terang-terang aja keluarga korban gak terima dan pengen si pelaku di hukum seumur hidup atau hukuman mati. Tapi maaf, saya kok sepertinya kurang setuju dengan hukuman seumur hidup ataupun hukuman mati. Aku kasih saran deh, mending kita iket tu pelaku, terus kita taruh deh di aspal terus kita giles deh pelan-pelan mulai dari tangan, terus giles lagi kaki nya tapi ingaaat jangan sampe mati dan kalo perlu giles pake setooom huahuahhahahaha *ketawa syaiton.

Setreees deh saya sama kejadian-kejadian yang gak mutu gini. Bunuh sembilan orang, hukuman enam tahun. Parah deehh. Aku pesen ya buat orang-orang yang masih suka fly dan sebagainya, pesenku, buat orang-orang yang masih fly, jangan mengendarai kendaraan bermotor. Kendarailah becak, sepeda, kalo perlu sepeda roda tiga yang didapat dari ayah karena rajin bekerja. Akan lebih aman bagi anda dan orang-orang sekitar anda. Jadi kalo pas hilang control waktu nyetir gara-gara pengaruh fly-nya, gak akan ada korban sampe separah kejadian tugu tani. Becak kalo nabrak ga separah mobil. Nah syukur-syukur orang-orang yang lagi fly itu bisa nabrak truk. Kalian dapet jackpot, fly se fly-fly nya sampe akherat sono. Mantep kan? Mantaaap.

Keluar dari itu semua. Saya ambil kesimpulan. Ada beberapa cara buat terkenal, masuk berbagai media seperti TV, koran, dan internet dan salah satunya adalah kalian minum wisky, konsumsi ekstasi dan shabu terus nyetir mobil dalam kecepatan 100 km/jam. Dijamin sekalleeee kalian akan terkenal. Silahkan yang mau terkenal bisa mencoba saran saya. Dan anda akan menjadi headline berita-berita di Indonesia.



Rabu, 11 Januari 2012

Lapak Mak Eroot

Sebelum baca ni post, baca dulu tu judul di atas. Dah baca? Oke ni post cuma buat orang-orang berumur 17 tahun ke samping. Orang-orang yang otaknya mlenceng ke sisi ngeres. Kalo ga kuat iman ga usah baca deh.

Ternyata gak perlu berminggu-minggu buat dapet inspirasi ngetik kritik-kritik yang krik-krik. Jujur saya masih UAS ni tapi gara-gara tadi pas ngerjain fisika rada kacau balau jadi betmut deh. Biarin deh, aku masih optimis kok dapet nilai D, eh salah B maksudnya. Nah waktu betmut tadi aku sempet-sempetin ngenet pake modem yang katanya ‘I hate slow’. Niat nya mau cari lagu-lagu terbaru Indonesia kaya Alamat Palsu, Hamil Duluan, sampe Sewu Kutho . Oleh daripada karena itu, aku cari lagu tu di mbah gugel buat aku donlot. Dan ketemulah site aneh yang menggugah pikiranku buat ngritik dan ngetik ni post.

Pas pertama aku buka mbah gugel, aku ketik kata kunci “download lagu hits Indonesia”. Nah setelah aku klik search keluarlah beberapa site buat donlot lagu dan aku klik yang pertama dan site itu adalah www.stafaband.info. Site yang cukup terkenal deh. Nah pas itu aku cari deh lagu-lagu gak mutu favoritku. Dan ternyata ada yang lebih gak mutu daripada lagu-lagu yang aku cari. Mau tau? Ni jawabannya




Gak mutu kan. Baru sadar sekarang di stafaband ada iklan begonoan. Perasaan kan stafaband itu tempat donlot lagu-lagu ya? Tapi itu iklan apaan?

Suami-perjaka.com? eh salah Suami-perkasa.com? aduh pakdhe mbokdhe saya gak punya suami dan saya gamau punya suami apalagi suami yang perkasa ampuuuun.

Perbesar ukuran titit? Aduh mbahyuut, saya jadi mikir dua kali ni kalo mau donlot lagu disini. Ini site donlot lagu apa lapaknya mak erot ya? Coba bisa perbesar ukuran hidung? 1-6 cm kan lumayan, aku juga mau biar agak mancung dikit.

Dan lebih ajaibnya saya menemukan hal itu di berbagai situs dan gambarnya pun sama persis. Keren ya? Pemasaran produk dan jasa yang sangat efektif. Tapi kok ya pasang iklan di site donlot lagu gitu loo. Jadi bingung aku, ini mau donlot lagu apa mau cari suami perkasa? Mau donlot lagu kok malah nemu lapaknya mak erot? Aduh jaman wes kewolak-walik iki daab.

Tapi gimana lagi iklan dan link kaya gitu udah meraja lela walaupun isinya juga ga jelas apa (maaf aku gamau buka, takut dapet suami perkasa). Donlot lagu tetep jalan terus sambil bingung garuk-garuk kepala liat iklan begonoan. Yah semoga anak-anak SD gak ngeklik link-link begonoan termasuk adikku. Hoy adikku awas kamu buka begituan, aku sunaaaat lagi.